Jul'2013
12

Erik Meijer Langsung Lepas Landas Bersama Garuda

http://images.detik.com/content/2013/07/12/328/erikmeijerindosat460.jpgJakarta - Di tengah kemegahan acara penyambutan pesawat terbaru Garuda B 777-300ER di hanggar GMF, Erik Meijer terlihat di antara kerumunan tamu dan jajaran direksi Garuda Indonesia.

"Saya tidak menyangka, tapi saya siap kalau memang ditugaskan menjadi direktur di Garuda," kata Erik waktu itu, ketika dimintai tanggapannya sebagai calon direktur baru di Garuda.

Erik waktu itu masih di Indosat, dan kabar tentang rencana kepindahannya ke Garuda baru mendapat titik terang setelah Menteri BUMN Dahlan Iskan memberikan kepastian. Tak lama kemudian, rumor itu pun menjadi kenyataan.

Seperti diketahui, dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Garuda Indonesia Tbk 26 April 2013 yang lalu, beberapa pejabat komisaris dan direksi lama diganti, salah satunya Elisa Lumbantoruan yang posisinya digantikan oleh Erik.

Namun mengingat Erik saat itu masih menjabat sebagai Director & Chief Commercial Officer di PT Indosat Tbk--maka sekalipun telah diputuskan dalam RUPS Garuda--pria asal Belanda ini tak bisa langsung menjalankan tugasnya sebagai direksi Garuda.

Baru setelah RUPS Indosat 18 Juni yang menyetujui pelepasan Erik, maka suami dari Maudy Koesnaedi ini dapat menjalankan tugas barunya sebagai direktur di Garuda menggantikan Elisa.

Selama masa vakum ini--sebelum masuknya Erik ke Garuda, jabatan Direktur Sales & Marketing dilaksanakan oleh Direktur Layanan Faik Fahmi.

"Saya rasa tugas yang dirangkap Direktur Layanan cukup berat, karena selain Garuda saat ini sedang mengembangkan konsep layanan baru, ternyata kegiatan sales dan marketing selama ini kurang dijalankan secara maksimal meskipun potensi pasar penerbangan Indonesia sangat besar dan tumbuh terus secara signifikan," ungkap sumber di Garuda.

Lebih lanjut dikatakan, Elisa terlihat bagus dalam memberikan paparan tentang sales dan marketing, namun lemah dalam aspek manajerial dan eksekusi program dan kegiatan.

Pada saat Elisa menjabat sebagai direktur IT Garuda pada tahun 2009, maskapai flag carrier ini sempat mengalami gangguan sistem reservasi yang mengakibatkan gelombang penundaan penerbangan dan menimbulkan keluhan dari para penumpang.

Berkaitan dengan pemberitaan dan dugaan tentang hal ini, ternyata alasan penggantian Elisa semata-mata karena performansi dan kinerjanya selama ia menjabat direksi di Garuda. "Jadi bukan disebabkan oleh hal-hal lain yang tidak ada kaitannya dengan performance dan kinerja," tegasnya.

Langsung Lepas Landas

Erik sendiri setelah duduk di Garuda langsung cepat beraksi. Kompetensinya di dunia telekomunikasi langsung diterapkan untuk menguji sistem komunikasi di pesawat Boeing 777-300ER milik maskapai itu.

Bekerja sama dengan Telkom sebagai operator Wifi untuk Garuda, layanan komunikasi ini mulai diuji secara komersial dan diberikan gratis untuk penumpang First Class dengan rute Jakarta-Jeddah, 9 Juli kemarin.

Erik mengatakan teknologi yang digunakan tergantung jenis pesawat. "Kami menggunakan teknologi milik OnAir di Airbus sedangkan Panasonic di B777-300ER," ujarnya.

Garuda kabarnya menyiapkan investasi sekitar USD 17,5 juta untuk membeli perangkat teknologi telekomunikasi di pesawat. Alatnya sendiri diperkirakan seharga USD 250 ribu.(sumber:detikInet.com)

Tag : Direktur,Garuda,Mentri BUMN

Copyright © 2011 Otoritas Bandara Soekarno Hatta. All Rights Reserved.